Jam 10.15 saya mulai neninggalkan kost di bilangan KPAD. Dengan menggunakan motor Suzuki Shogun kesayanganku menuju Jakarta. Tepat jam 10. 45 WIB saya tiba di Padalarang, berhenti sejenak makan siang. Macetnya sungguh luar biasa siang itu. Setengah jam kemudian saya beranjak dan mengambil jalur kiri ke arah Jonggol. Jalan di daerah Jonggol sepi dan berlubang, sambil tak pernah henti bertanya dengan orang-orang di pinggir jalan menanyakan arah ke Mekar Sari ( Taman Buah ). Pukul 14. 00 saya tiba di Mekar Sari dan langsung beli karcis masuk Rp. 18.000. Untuk mengelilingi Taman Buah, dengan kereta mini harus membayar lagi Rp. 50.000 dengan bonus soft drink, buah-buahan dan bibit tanaman. Tak disangka, saya bertemu dengan orang Kalteng, ibu Natalia dkk anggota DPRD Sukamara. Dunia ini memang kecil rupanya. Kami melihat berbagai macam jenis tanaman buah-buahan. Sungguh aku takjub juga dengan ide dan persembahan Ibu Negara kala itu, yaitu ibu Tien Soeharto, yang telah menggagas tempat seperti ini. Teman-teman dari DPRD Kalteng pulang, tapi saya memilih untuk bertahan untuk menikmati Water Park. Dengan membayar Rp. 40.000, saya bisa menikmati sepuasnya mandi di kolam renang, vidi pool dan body slide. Jam 5 sore saya meninggalkan Mekar Sari melanjutkan perjalanan berikutnya. Berhenti sejenak di Warteg, untuk mengisi perut. Saat itu matahari sudah bersembunyi di balik peraduannya,untuk ke Jakrta sangat riskan sekali, akhirnya saya memutuskan untuk menginap di Bogor. Melewati Cieuterup dan Cibinong, akhirnya sambil memutar-mutar Bogor untuk mencari Hotel, dan tepat pukul 19.30 Hotel Semeru menjadi pilihan saya untuk bermalam melepas lelah. Paginya, setelah sarapan … pukul 10.00 WIB saya meninggalkan Bogor, di perjalanan saya berhenti dan berkeliling di IPB Bogor, dan pukul 11.00 WIB saya menuju Jakarta. Kota-kota yang saya lalui seperti Parung, Sawangan, Depok dan tiba di Ciputat pukul 14.00 WIB untuk berhenti sejenak makan siang. Akhirnya saya memutuskan untuk menginap di tempat saudara di daerah Grogol malam itu. Menikmati malam Jakarta, saya pergi ke Kota Tua dan hang out di Cafe Batavia, harga minumannya mahal banget, Coffe rosca Rp. 75.000 bo… Siang besoknya, saya keliling-keliling Jakarta, mampir di Gelora Bung Karno, ke Kantor Mendiknas dan diskusi dengan teman dari Kalteng yang sudah lama di Jakarta, di FX Plaza sampai malamnya. Saya kembali melanjutkan pengembaraan saya, malamnya saya makan nasi goreng di Taman Ismail Marzuki.
Besoknya, saya harus kembali ke Bandung melewati jalan lain dariwaktu berangkat yaitu melewati Puncak, tepat pukul 9.45 WIB saya meninggalkan Jakarta Pusat, yaitu Kwitang. Daerah yang saya lalui yaitu Cawang, Cililitan, Cibubur, Cibinong, dan tiba Bogor pukul 12. 30 WIB untuk makan siang. Jam 13.00 WIB saya meninggalkan Bogor, melewati Tajur, Puncak, Cipanas dan tiba di Cianjur pukul 14.30 WIB. Selanjutnya, saya terus melanjutkan perjalanan dan tiba di Bandung pukul 15.30 WIB. Lelah sekali, tapi saya puas, sebagai orang baru di tanah Jawa saya akhirnya bisa melakukannya. Perjalanan 183 KM Bandung – Jakarta mampu saya taklukkan juga.